Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mematangkan persiapan menghadapi penilaian Adipura 2026. Rapat koordinasi dilaksanakan di Balai Keurukon, Banda Aceh, Jumat (30/10/2026).
Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Banda Aceh Bachtiar, Kepala DLHK3 Kota Banda Aceh Hamdani, seluruh Kepala OPD, para Camat, Keuchik, dan unsur terkait lainnya.
Agenda rapat membahas strategi dan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban kota menjelang penilaian nasional tersebut.
Dalam arahannya, Bachtiar menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan keindahan kota bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3), melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjaga kebersihan dan keindahan kota adalah tugas kita bersama. Dengan keterbatasan tenaga yang ada, kita harus melibatkan masyarakat secara kolektif,” ujar Bachtiar.
Ia mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk memulai gerakan kebersihan dari lingkungan terkecil.
“Marilah kita bersama-sama membersihkan lingkungan kita sendiri, mulai dari lingkungan rumah hingga pekarangan,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala DLHK3 Kota Banda Aceh Hamdani menyampaikan bahwa pada penilaian Adipura 2025, Kota Banda Aceh berhasil meraih penghargaan kategori pembinaan. Banda Aceh tercatat sebagai salah satu dari 10 kota di Indonesia yang meraih kategori tersebut.
“Kategori pembinaan ini merupakan kategori terbaik pada penilaian tahun lalu. Alhamdulillah, hingga saat ini Kota Banda Aceh telah 11 kali meraih penghargaan Adipura,” jelas Hamdani.
Untuk tahun 2026, Pemko Banda Aceh menargetkan capaian yang lebih tinggi.
“Insyaallah, kita berharap pada kesempatan ke-12 ini Kota Banda Aceh dapat meraih Adipura Kencana. Memang cukup berat, namun kita akan berusaha semaksimal mungkin,” tegasnya.
Hamdani mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan kota.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk menjaga kebersihan bersama, minimal dengan menjaga lingkungan masing-masing dan mulai memilah sampah dari sumber,” katanya.
Imbauan tersebut, lanjutnya, juga ditujukan kepada pengunjung, pelaku usaha, pedagang, dan pengguna jalan agar turut menjaga kebersihan lingkungan dan tempat usaha masing-masing selama periode penilaian Adipura berlangsung. (Hus)

