Banda Aceh – Suasana terasa berbeda di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis malam (16/07). Tempat yang biasa digunakan untuk rapat pemerintahan dan menerima tamu itu malam hari berubah menjadi majelis ilmu yang khidmat. Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi membuka Kegiatan Kajian Dakwah.
Kegiatan ini merupakan upaya menghidupkan syiar Islam serta memperkuat nilai-nilai keagamaan, khususnya di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum.
Wali Kota Illiza menyampaikan kegembiraannya melihat antusiasme jamaah yang memenuhi pendopo. “kegiatan ini tidak hanya berlangsung sekali, tetapi menjadi agenda rutin yang dihadiri seluruh elemen masyarakat, mulai dari ASN, tokoh agama, hingga generasi muda, dengan satu niat bersama untuk menambah ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Menurut Illiza, kota yang baik lahir dari masyarakat yang baik, yang senang belajar, menjaga akhlak, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pegangan hidup.
Hal ini selaras dengan visi kepemimpinannya yang dikenal tegas namun humanis dalam penegakan syariat Islam, serta komitmennya untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang religius dan bermartabat.
Kepala DSI Banda Aceh, Alimsyah menambahkan bahwa Kajian Dakwah ini merupakan agenda rutin yang akan dilaksanakan setiap minggu dengan sasaran yang berbeda-beda, mulai dari pejabat struktural dan staf OPD, ibu-ibu majelis taklim, hingga Dharma Wanita Persatuan.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan wawasan keagamaan dan mewujudkan silaturahmi antar sesama warga dan aparatur sipil negara,” pungkas Alimsyah. (TM)
