WCD 2026 Banda Aceh, 600 Relawan dan ASN Pemko Turun Aksi

Banda Aceh – Seluruh ASN Kota Banda Aceh berperan serta pada Aksi World Cleanup Day (WCD) Tahun 2026 yang berlangsung di Bantaran Krueng Lamnyong, Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Minggu (27/9/2026).

Mengusung tema “Satu Aksi, Alam Berbisik Terima Kasih”, kegiatan ini melibatkan lebih dari 600 relawan yang terdiri dari ASN Pemerintah Kota Banda Aceh, mahasiswa, pelajar, komunitas lingkungan, dan masyarakat. Aksi bersih-bersih tersebut dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dr. Drs. Samsul Bahri, M.Si.

Dalam sambutannya, Samsul Bahri mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah mitigasi bencana.

“Alhamdulillah, kegiatan aksi ini sangat baik. Ini salah satu kegiatan-kegiatan besar dari kita menghadapi berbagai macam bencana. Karena aksi nyata kebersihan pada hari ini merupakan wujud daripada jiwa manusia itu untuk mempunyai responsif bersih,” ujarnya

Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan harus dimulai dari hal kecil agar tertanam menjadi budaya.

“Kalau tidak dibiasakan sesuatu yang kecil ini tidak akan bisa menjadi besar atau tertanam di dalam jiwa di masing-masing pribadi. Tentunya Pemerintah Kota Banda Aceh sangat mendukung dari aksi komunitas yang dibuat pada hari ini yang tentunya ini akan sangat berdampak,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemko Banda Aceh telah jauh-jauh hari mengantisipasi persoalan sampah dan banjir melalui berbagai program.

“Seperti melalui pembersihan saluran-saluran ataupun got-got yang ada di Kota Banda Aceh. Juga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memilah sampah dari rumah tangga. Jadi sampah itu tidak bercampur lagi, mana sampah yang nanti bisa terurai, mana sampah yang tidak terurai. Itu sudah berjalan, walaupun belum 100 persen,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, ASN Pemko Banda Aceh bersama relawan menyisir sepanjang bantaran Krueng Lamnyong. Sampah yang didominasi plastik sekali pakai, residu, sampah rumah tangga dan B3.

Dari hasil aksi selama tiga jam, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 863,4 kilogram dan selanjutnya diangkut oleh armada DLHK3 Kota Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut di TPS 3R.

Melalui momentum WCD 2026 ini, Pemko Banda Aceh berharap gerakan pilah sampah dari rumah dan gotong royong menjaga sungai dapat menjadi gerakan kolektif warga kota. (Hus)

Facebook Comments