Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri peringatan Maulid Besar Nabi Muhammad SAW di Pos Penjagaan Satpol PP baru, Gampong Jawa, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Satpol PP WH Kota Banda Aceh. Ketua Panitia yang juga Kabid Perlindungan Masyarakat (Linmas) Safriadi mengatakan, ini merupakan peringatan Maulid perdana yang digelar di pos baru tersebut. Ia berharap ke depan menjadi kegiatan rutin.
“Seluruh personel Satpol PP dan Linmas hadir memeriahkan Maulid Nabi SAW. Ini perdana kami laksanakan di sini, semoga menjadi momentum untuk menjadi kegiatan rutinitas,” ujar Safriadi.
Dalam kesempatan itu, Kabid Linmas juga menyampaikan pesan kepada Keuchik Gampong Jawa terkait pengawasan di kawasan pesisir. “Kami sebagai Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah yang dinas terkaitnya Dinas Syariat Islam, memiliki keterbatasan untuk memantau pelanggaran di pesisir.”
“Dan demi terjaganya syariat, kami minta dukungan dari seluruh perangkat gampong untuk ikut memantau dan menjaga ketertiban di kawasan pesisir ini. Di sini juga sudah dibangun pos untuk pemantauan pelanggar syariat,” jelasnya.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan anak yatim. Sebanyak 10 anak yatim dari Gampong Jawa, 10 dari Gampong Pande, 10 dari Ulee Lheue, ditambah 20 anak yatim dari internal Satpol PP. Santunan diserahkan langsung oleh Wali Kota bersama Ketua DPRK Irwansyah, dan Kasatpol PP/WH M Rizal
Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza menyampaikan bahwa pro dan kontra terhadap kehadiran Satpol PP merupakan hal yang wajar.
“Pro kontra terhadap kehadiran Pol PP di lokasi ini, ada yang suka juga ada yang tidak suka. Sebaik apapun itu, tujuan kami sebagai walikota adalah menjaga dan menertibkan kondisi Banda Aceh agar lebih tentram dan terjaga dalam menegakkan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah. Ini adalah sebuah amanah,” tegas Illiza.
“Sejak terpilih menjadi walikota, saya harus bermunajat dan meminta kekuatan dari Allah SWT. Dengan berjihad untuk bertanggung jawab menjadi pemimpin, menjadi pengabdi sebagai abdi negara dan Kota Banda Aceh. Ini semua semata-mata kita lakukan untuk kebaikan dan amanah selama menjabat,” tambahnya. (Kk)
