Banda Aceh – Dinas Sosial Kota Banda Aceh melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terkait pengaduan masyarakat mengenai data desil kemiskinan di Gampong Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa.
Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas sejumlah laporan warga yang mempertanyakan ketepatan data desil sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.
“Dalam Monev ini, tim Dinsos turun langsung ke lapangan guna memastikan proses pemutakhiran data berjalan transparan, akurat, serta melibatkan partisipasi masyarakat,” kata Sukmawati, Jumat (17/04/2026).
Sukmawati menjelaskan hasil pemantauan menunjukkan bahwa aparatur Gampong Ulee Lheu telah proaktif dalam melakukan sosialisasi kepada warga. Keuchik bersama perangkat gampong diketahui mulai menyampaikan informasi terkait data desil sejak 13 April 2026.
“Peran aktif aparatur gampong sangat penting agar masyarakat memahami kriteria desil 1 sampai 4. Dengan pemahaman tersebut, warga juga dapat berpartisipasi dalam pengawasan serta melaporkan jika terdapat data yang tidak sesuai,” jelas Sukmawati.
Selain itu, Sukmawati menegaskan bagi masyarakat yang merasa belum terdata atau menemukan ketidaksesuaian data diimbau untuk segera melapor ke kantor keuchik setempat dengan membawa dokumen pendukung seperti KTP dan Kartu Keluarga.
Ke depan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini akan terus dilakukan secara bertahap ke semua kecamatan di Kota Banda Aceh sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. (Rid)
