*Pemko Banda Aceh Pastikan Meugang Dirayakan Semua Kalangan*
Banda Aceh – Setelah meninjau pelaksanaan pasar murah daging meugang di sejumlah titik, Wakil Wali Kota Banda Aceh melanjutkan agenda kemanusiaan dengan menyerahkan bantuan daging meugang kepada penyandang disabilitas di rumah singgah dinas sosial, Lamjabat, Meuraxa, Senin, 16 Februari 2026.
Rombongan bertolak dari area eks Pasar Aceh, Kecamatan Baiturrahman, usai melakukan survei lokasi pasar murah, kemudian menuju rumah singgah yang menampung warga dengan kebutuhan khusus dan butuh perhatian sosial tersebut.
Kedatangan Wawalko Afdhal dan rombongan SKPK disambut Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh Sukmawati, beserta jajaran.
Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan sekitar 200 paket meugang daging sapi yang telah dibungkus rapi dalam plastik kepada para penghuni rumah singgah.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program subsidi daging meugang yang digelar pemerintah kota menjelang bulan suci Ramadan.
Afdhal mengatakan, program pasar murah tidak hanya berorientasi pada stabilitas harga, tetapi juga memastikan kelompok rentan tetap dapat merasakan kebahagiaan tradisi meugang.
“Selain menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat luas, kami juga ingin memastikan saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan warga rentan tidak tertinggal dalam menyambut Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, meugang merupakan tradisi penting masyarakat Aceh yang sarat nilai kebersamaan, sehingga pemerintah berkewajiban menghadirkan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan.
Suasana haru dan hangat terlihat saat wakil wali kota berinteraksi langsung dengan para penghuni rumah singgah. Bantuan tersebut disambut dengan rasa syukur karena sangat membantu kebutuhan pangan menjelang Ramadan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk perhatian nyata Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan lebih.
Sebelumnya, Pemko Banda Aceh telah menggelar pasar murah daging di empat titik kota dengan harga Rp140.000 per kilogram guna menekan lonjakan harga akibat tingginya permintaan menjelang meugang.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat menyambut bulan suci dengan penuh kegembiraan dan kecukupan. (Riz)

