Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh kembali menjalin kerja sama internasional dengan Australia melalui program Fatih Volunteering Teaching Program (FVTP).
Program pendampingan pembelajaran yang melibatkan tutor relawan dari Australia tersebut akan dilaksanakan mulai 12 Januari hingga 05 Februari 2026.
FVTP merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir. Pada pelaksanaan tahun 2026, kegiatan akan berlangsung setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00–12.00 WIB, dengan durasi satu minggu di setiap sekolah jenjang SD dan SMP terpilih, baik negeri maupun swasta.
Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Ia menilai program ini selaras dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya penguasaan bahasa Inggris.

“Program FVTP ini sangat positif dan strategis. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, program ini melatih kepercayaan diri, keberanian berkomunikasi, dan membuka wawasan global peserta didik melalui interaksi langsung dengan tutor internasional,” ujar Sulaiman Bakri.
Dalam pelaksanaannya, setiap sekolah berwenang memilih maksimal 20 peserta didik untuk mengikuti program intensif ini. Mereka akan didampingi oleh dua orang tutor dari Australia. Sekolah juga diharapkan menyediakan ruang belajar yang memadai untuk menunjang kelancaran kegiatan.
Melalui FVTP, selain meningkatkan kompetensi siswa, juga menjadi ajang untuk memperkenalkan Banda Aceh di kancah internasional. Pemerintah berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh dan menginspirasi peserta didik untuk terus belajar,” tambah Sulaiman Bakri. (TM)
