Aminullah: Pilkada Selesai, Lupakan Perbedaan Geutanyo Bandum Meusyedara

Banda Aceh – Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak mengajak semua aparatur jajaran Pemko Banda Aceh bersatu dan bersama-sama membangun Kota Banda Aceh menjadi lebih baik. Hal ini disampaikan Aminullah saat memimpin apel perdana di halaman Balaikota Banda Aceh, Selasa (11/7/2017). Apel ini dihadiri seluruh PNS dari sejumlah instansi di komplek Balaikota, seperti PNS Sekretariat Daerah Kota, DPMPTSP, Satpol PP dan WH, Disducapil, dan PNS Badan Pengelolaan Keuangan Kota. Apel perdana Aminullah sebagai orang nomor satu dijajaran Pemko Banda Aceh ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota, Drs H Zainal Arifin, Sekdakota Ir Bahagia DiplSE, para Staf Ahli, para Asisten dan seluruh Kabag di Sekretariat Kota.

Kata Amin, proses demokrasi pilkada Banda Aceh telah selesai dan perbedaan harus dilupakan untuk kembali bersatu dalam membangun kota Banda Aceh.

“Saya tahu siapa yang memilih saya dan siapa yang memilih Illiza saat Pilkada, mari kita lupakan perbedaan itu karena kita bersaudara (Geutanyo Meusyedara). Sekarang saatnya kita bersatu untuk membangun kota ini menjadi lebih baik,”

Amin mengatakan, Pemerintahan Illiza sudah memberikan yang terbaik bagi Banda Aceh. Tapi dirinya bersama Zainal Arifin ingin melakukan lebih baik lagi dari yang ada saat ini.

“Saya seorang pemain bola, saat bertanding seri saja Saya tidak mau, apalagi kalah. Jadi Saya ingin selalu lebih baik kedepannya,” ujar Amin menggambarkan semangatnya yang selalu ingin menjadikan Banda Aceh lebih baik sesuai dengan visi misinya Banda Aceh Gemilang Dalam Bingkai Syari’at.

Dalam kesempatan tersebut, Aminullah juga menyampaikan beberapa syarat yang harus dimiliki aparatur dalam meningkatkan kinerjanya. Kata Amin, modal pertama adalah disiplin, karena tanpa kedisiplinan mustahil akan melahirkan karya bagi warga kota.

“Ciri-ciri orang hebat itu pasti disiplin, tidak ada orang hebat jam 10.00 masih tidur,” ujar mantan Dirut Bank Aceh ini.

Selanjutnya, Kata Aminullah, PNS juga dituntut memiliki loyalitas karena keberhasilan tidak terlepas dari loyalitas. Kemudian PNS juga diminta memiliki dedikasi tinggi dimana mau mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan warga kota.

Setelah sejumlah syarat dimiliki aparatur, Aminullah juga meminta mereka bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur sehingga kedepannya tidak bermasalah dengan hukum.

 

Cita-cita Ingin Sejahterakan Warga Kota

Dalam kesempatan tersebut, Aminullah Usman juga mengutarakan cita-citanya sebagai Walikota Banda Aceh, yakni berupaya mensejahterakan warga kota.

“Ini memang cita-cita Saya menjadi Walikota, Saya ingin mensejahterakan warga kota, dan tentunya juga Saya ingin aparaturnya juga sejahtera” ungkap Amin disambut tepuk tangan ratusan PNS yang mengikuti apel.

Menurut Aminullah, ada beberapa potensi dalam menggenjot pendapatan daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan warga kota, salah-satunya dari sektor wisata.

“Saya lihat sektor wisata kita penyumbang PAD, ini bisa kita genjot lagi karena potensinya besar, seperti wisata religi, seni budaya dan kuliner,” ujar Aminullah.

Karenanya, Amin menghimbau aparatur agar dapat memanfaatkan sosial media sebagai sarana mempromosikan wisata kota.

“Mari kita manfaatkan medsos dan mengabarkan pada dunia bahwa Banda Aceh punya destinasi wisata menarik. Ini tentunya akan berdampak pada peningkatan PAD kita,” tutup Amin.